FRANCHISING
Waralaba diperkenalkan pertama kali pada tahun 1850-an oleh Isaac Singer, pembuat mesin jahit Singer, ketika ingin meningkatkan distribusi penjualan mesin jahitnya. Walaupun usahanya tersebut gagal, namun dialah yang pertama kali memperkenalkan format bisnis waralaba ini di AS. Kemudian, caranya ini diikuti oleh pewaralaba lain yang lebih sukses, John S Pemberton, pendiri Coca Cola. Namun, menurut sumber lain, yang mengikuti Singer kemudian bukanlah Coca Cola, melainkan sebuah industri otomotif AS, General Motors Industry ditahun 1898 Contoh lain di AS ialah sebuah sistem telegraf, yang telah dioperasikan oleh berbagai perusahaan jalan kereta api, tetapi dikendalikan oleh Western Union[ serta persetujuan eksklusif antar pabrikan mobil dengan dealer.Mc Donalds, salah satu pewaralaba rumah makan siap saji terbesar di dunia.
Waralaba atau Franchising (dari bahasa Prancis untuk kejujuran atau kebebasan) adalah hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan. Sedangkan menurut versi pemerintah Indonesia, yang dimaksud dengan waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.
Apa sich yang dimaksud dengan Franchisor dan Franchisee ?
• Franchisor atau pemberi waralaba, adalah badan usaha atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lain untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimilikinya.
• Franchisee atau penerima waralaba, adalah badan usaha atau perorangan yang diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas yang dimiliki pemberi waralaba.
Waralaba dibagi menjadi dua jenis:
• Waralaba luar negeri, cenderung lebih disukai karena sistemnya lebih jelas, merek sudah diterima diberbagai dunia, dan dirasakan lebih bergengsi.
• Waralaba dalam negeri, juga menjadi salah satu pilihan investasi untuk orang-orang yang ingin cepat menjadi pengusaha tetapi tidak memiliki pengetahuan cukup piranti awal dan kelanjutan usaha ini yang disediakan oleh pemilik waralaba.
Biaya waralaba meliputi:
• Ongkos awal, dimulai dari Rp. 10 juta hingga Rp. 1 miliar. Biaya ini meliputi pengeluaran yang dikeluarkan oleh pemilik waralaba untuk membuat tempat usaha sesuai dengan spesifikasi franchisor dan ongkos penggunaan HAKI.
• Ongkos royalti, dibayarkan pemegang waralaba setiap bulan dari laba operasional. Besarnya ongkos royalti berkisar dari 5-15 persen dari penghasilan kotor. Ongkos royalti yang layak adalah 10 persen. Lebih dari 10 persen biasanya adalah biaya yang dikeluarkan untuk pemasaran yang perlu dipertanggungjawabkan.
apa yang kita lakukan itu akan dilihat oleh orang lain dan akan di nilai oleh orang lain.oleh karena itu kita harus menunjukkan yang terbaik yang ada di diri kita agar kita bisa di hargai oleh orang lain.
Senin, 22 November 2010
Sabtu, 20 November 2010
pengantar bisnis bab 5
1. Sebutkan fungsi manajemen dan terapkan pada diri anda dan apa manfaatnya ?
Jawaban :
Definisi manajemen menurut Oei Liang Lee adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkordinasi, serta mengawasi tanaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan.
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga. yaitu:
1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.
4. Pengkoordinasian ( coordinating ) agar terdapat komunikasi atau kesesuaian dr berbagai kepentingan dan perbedaan kegiatan sehingga tercapai tujuan organisasi.
5. Pengawasan ( controlling ) perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan jika terjadi penyimpangan pelaksanaan dari perencanaan.
2. Apa ciri manajer professional berdasarkan keterampilan manajemen yang berkaitan :
Jawaban :
- Dengan hubungan antar pribadi
a. Pemimpin Lambang ( Figurehead )
Kepala simbolis : diperlukan untuk menjalankan sejumlah kewajiban rutin yang bersifat legal dan social.
b. Pemimpin ( Leader )
Bertanggung jawab untuk memotivasi dan mengaktifkan bewahan bertanggung jawab untuk mengisi posisi yang kosong ( Staffing ), melatih dan tugas-tugas yang terkait.
c. Penghubung ( Liaison )
Memelihara suatu jaringan kontak luar yang berkembang sendiri yang memberikan dukungan dan informasi.
- Dengan informasi
a. Pemantau ( monitor )
Sebagai pusat saraf informasi internal dan eksternal tentang onganisasi
b. Penyebar ( dissiminator )
Menerima informasi yang diterima dari luar atau dari bawahan kepada anggota organisasi.
c. Jurubicara ( spokesperson )
Meneruskan informasi kepada orang luar mengenai rencana, kebijakan, tindakan dan hasil organisasi.
- Dengan pengambilan keputusan
a. Wisausaha ( entrepreneur )
Mencari kesempatan dalam organisasi dan lingkungannya serta memprakarsai “ proyek-proyek perbaikan “ untuk menimbulkan perubahan.
b. Pengendali Gangguan ( disturbance handler )
Bertanggung jawab atas tindakan korektif bila organisasi menghadapi gangguan mendadak dan penting.
c. Pengalokasian Sumber Daya ( resource allocator )
Bertanggung jawab terhadap alokasi segala sumber daya organisasi.
d. Perundingan ( negotiator )
Mewakili organisasi pada perundingan utama.
3. Sebutkan bentuk-bentuk organisasi ?
Jawaban :
a. Organisasi Lini
Garis wewenang yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dan bawahan.
Ciri-ciri :
- Jumlah karyawan sedikit
- Manajer dibawahannya hanya sebagai pelaksana
- Sarara dan alatnya terbatas
- Hubungan atasan dan bawahan bersifat langsung
- Bentuk Lini pada perusahaan perseorangan, pemilik perusahaan adalah top manajer
b. Organisasi Fungsional
Wewenang dari pimpinan tertinggi di limpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus.
Ciri-ciri :
- Organisasi kecil
- Terdapat kelompok kerja staf ahli
- Spesialisasi dalam pelaksanaan tugas
- Target yang hendak dicapai jelas dan pasti
- Pengawasan ketat
c. Organisasi Garis dan Staff
Pelimpahan wewenang secara vertical dari pimpinan ke kepala bagian dibawahnya serta masing-masing pejabat, manajer ditempatkan satu atau pejabat staff yang tidak mempunyai wewenang memerintah tetapi hanya sebagai penasihat, misal : kearsipan, keuangan, personel.
Ciri-ciri :
- Hubungan atasan dan bawahan tidak seluruhnya langsung
- Karyawan banyak
- Organisasi besar
- Ada 2 keompok kerja organisasi sehingga ditekankan adanya spesialisasi : personel lini dan personel staff.
d. Organisasi Fungsional dan Garis
Wewenang dan pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian dibawahnya yang mempunyai keahlian tertentu serta sebagian dilimpahkan kepada pejabat fungsional yang koordinasinya tetap diserahkan kepada kepala bagian.
Ciri-ciri :
- Tidak tampak pembedaan tugas pokok dan bantuan
- Spesialisasi praktis pada pejabat fungsional
- Pembagian kerja dan pelimpahan wewenang tidak membedakan perbadaan tingkat eleson
e. Organisasi Matrik
Disebut juga sebagai organisasi manajemen proyek yaitu penggunaan stuktur organisasi yang punya ketrampilan di masing-masing bagian dari kegiatan perusahaan dikumpulkan lagi menjadi satu untuk mengerjakan proyek yang harus diselesaikan.
f. Organisasi Komite
Tugas kepemimpinan dan tugas tertentu dilaksanakan secara kolektif oleh kelompok pejabat, yang berupa komite atau dewan atau board dengan plurastic manajemen.
Terdiri dari :
- Executive committee ( pimpinan komite )
Anggotanya mempunyai wewenang lini
- Staff Committee
Orang-orang yang hanya mempunyai wewenang staff.
Jawaban :
Definisi manajemen menurut Oei Liang Lee adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkordinasi, serta mengawasi tanaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan.
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga. yaitu:
1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.
4. Pengkoordinasian ( coordinating ) agar terdapat komunikasi atau kesesuaian dr berbagai kepentingan dan perbedaan kegiatan sehingga tercapai tujuan organisasi.
5. Pengawasan ( controlling ) perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan jika terjadi penyimpangan pelaksanaan dari perencanaan.
2. Apa ciri manajer professional berdasarkan keterampilan manajemen yang berkaitan :
Jawaban :
- Dengan hubungan antar pribadi
a. Pemimpin Lambang ( Figurehead )
Kepala simbolis : diperlukan untuk menjalankan sejumlah kewajiban rutin yang bersifat legal dan social.
b. Pemimpin ( Leader )
Bertanggung jawab untuk memotivasi dan mengaktifkan bewahan bertanggung jawab untuk mengisi posisi yang kosong ( Staffing ), melatih dan tugas-tugas yang terkait.
c. Penghubung ( Liaison )
Memelihara suatu jaringan kontak luar yang berkembang sendiri yang memberikan dukungan dan informasi.
- Dengan informasi
a. Pemantau ( monitor )
Sebagai pusat saraf informasi internal dan eksternal tentang onganisasi
b. Penyebar ( dissiminator )
Menerima informasi yang diterima dari luar atau dari bawahan kepada anggota organisasi.
c. Jurubicara ( spokesperson )
Meneruskan informasi kepada orang luar mengenai rencana, kebijakan, tindakan dan hasil organisasi.
- Dengan pengambilan keputusan
a. Wisausaha ( entrepreneur )
Mencari kesempatan dalam organisasi dan lingkungannya serta memprakarsai “ proyek-proyek perbaikan “ untuk menimbulkan perubahan.
b. Pengendali Gangguan ( disturbance handler )
Bertanggung jawab atas tindakan korektif bila organisasi menghadapi gangguan mendadak dan penting.
c. Pengalokasian Sumber Daya ( resource allocator )
Bertanggung jawab terhadap alokasi segala sumber daya organisasi.
d. Perundingan ( negotiator )
Mewakili organisasi pada perundingan utama.
3. Sebutkan bentuk-bentuk organisasi ?
Jawaban :
a. Organisasi Lini
Garis wewenang yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dan bawahan.
Ciri-ciri :
- Jumlah karyawan sedikit
- Manajer dibawahannya hanya sebagai pelaksana
- Sarara dan alatnya terbatas
- Hubungan atasan dan bawahan bersifat langsung
- Bentuk Lini pada perusahaan perseorangan, pemilik perusahaan adalah top manajer
b. Organisasi Fungsional
Wewenang dari pimpinan tertinggi di limpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus.
Ciri-ciri :
- Organisasi kecil
- Terdapat kelompok kerja staf ahli
- Spesialisasi dalam pelaksanaan tugas
- Target yang hendak dicapai jelas dan pasti
- Pengawasan ketat
c. Organisasi Garis dan Staff
Pelimpahan wewenang secara vertical dari pimpinan ke kepala bagian dibawahnya serta masing-masing pejabat, manajer ditempatkan satu atau pejabat staff yang tidak mempunyai wewenang memerintah tetapi hanya sebagai penasihat, misal : kearsipan, keuangan, personel.
Ciri-ciri :
- Hubungan atasan dan bawahan tidak seluruhnya langsung
- Karyawan banyak
- Organisasi besar
- Ada 2 keompok kerja organisasi sehingga ditekankan adanya spesialisasi : personel lini dan personel staff.
d. Organisasi Fungsional dan Garis
Wewenang dan pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian dibawahnya yang mempunyai keahlian tertentu serta sebagian dilimpahkan kepada pejabat fungsional yang koordinasinya tetap diserahkan kepada kepala bagian.
Ciri-ciri :
- Tidak tampak pembedaan tugas pokok dan bantuan
- Spesialisasi praktis pada pejabat fungsional
- Pembagian kerja dan pelimpahan wewenang tidak membedakan perbadaan tingkat eleson
e. Organisasi Matrik
Disebut juga sebagai organisasi manajemen proyek yaitu penggunaan stuktur organisasi yang punya ketrampilan di masing-masing bagian dari kegiatan perusahaan dikumpulkan lagi menjadi satu untuk mengerjakan proyek yang harus diselesaikan.
f. Organisasi Komite
Tugas kepemimpinan dan tugas tertentu dilaksanakan secara kolektif oleh kelompok pejabat, yang berupa komite atau dewan atau board dengan plurastic manajemen.
Terdiri dari :
- Executive committee ( pimpinan komite )
Anggotanya mempunyai wewenang lini
- Staff Committee
Orang-orang yang hanya mempunyai wewenang staff.
Langganan:
Postingan (Atom)