Program ini bertujuan untuk mengembangkan statistik sektor pertanian, yang diklasifikasi berdasarkan subsistem hulu, subsistem onfarm, subsistem hilir, dan subsistem penunjang, yang meliputi sub sektor tanaman pangan, sub sektor hortikultura, sub sektor perkebunan, sub sektor peternakan, dan statistik penunjang sektor pertanian seperti PDB, ekspor impor, investasi, ketenagakerjaan, dan nilai tukar petani.
Dalam era otonomi daerah, yang telah berjalan sejak tahun 2000, masih dijumpai adanya stagnasi alur data dari daerah ke pusat. Pusdatin sebagai pusat penyedia data dan informasi data pertanian perlu mengambil inisiatif guna mengintegrasikan data dan informasi pertanian yang tersebar di beberapa unit instansi agar menjadi satu-kesatuan sistem dan saling melengkapi dalam bentuk database terpadu.
Berbagai upaya dalam rangka meningkatkan keterpaduan dan akurasi data pertanian, Pusdatin melakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan BPS dan instansi terkait dalam pengumpulan dan penyajian data statistik pertanian. Disamping itu, dilakukan pula penyempurnaan dan pengembangan metodologi pengumpulan data, pengolahan, analisis dan penyajian data. Berdasarkan naskah kesepakatan kerjasama antara Departemen Pertanian dan BPS, telah disepakati adanya satu kesatuan sistem pengelolaan data sektor pertanian dan memiliki metode serta tata cara pengumpulan data yang baku dan menjadi acuan bersama dalam penyelenggaraan statistik pertanian masing-masing unit instansi.
Sensus Pertanian yang dilakukan setiap sekali 10 tahun, perlu diikuti dengan survey perusahaan sektor pertanian, survey harga sektor pertanian, nilai tukar petani, struktur ongkos, Susenas, ekspor-impor sektor pertanian, PDB dan PDRB sektor pertanian tiap tahunnya.
Untuk menyediakan data dan informasi yang akurat, tepat waktu, obyektif, konsisten dan lengkap serta memberikan pelayanan yang prima kepada para pengguna baik pimpinan lingkup Departemen Pertanian, dunia usaha maupun masyarakat luas tentang statistik pertanian, maka disusun beberapa kegiatan pokok pengembangan statistik pertanian yaitu:
1) Pengembangan metodologi pengumpulan data;
2) Pengumpulan data dan penyediaan basisdata;
3) Melakukan analisis data;
4) Penyebarluasan data dan informasi pertanian dalam bentuk publikasi baik melalui media cetak maupun elektronik.
Secara rinci dapat dilihat pada uraian di bawah ini:
1) Pengembangan Metodologi Pengumpulan Data.
Ketidakakuratan data dapat disebabkan oleh kesalahan metoda yang digunakan dalam pengambilan sampel selain kesalahan manusia (human error). Kegiatan pengembangan metodologi pengumpulan data ditujukan untuk memperoleh data yang akurat dan representatif yang menggambarkan situasi sebenarnya dan secara statistik dapat dipertanggungjawabkan. Metode pengumpulan data yang baku diperlukan untuk menyamakan persepsi tentang variabel yang dikumpulkan dan data yang dihasilkan akan dapat diperbandingkan antar daerah dan antar waktu.
Kegiatan Pengembangan metode pengumpulan data masih akan difokuskan untuk memperoleh metode yang aplikabel, yang meliputi:
Metode Pengumpulan Data Tanaman Pangan;
Metode Pengumpulan Data Hortikultura;
Metode Pengumpulan Data Perkebunan;
Metode Pengumpulan Data Peternakan.
Sementara itu metoda untuk pengumpulan data penunjang juga akan dilakukan secara bertahap baik oleh Pusdatin sendiri maupun dengan bekerjasama dengan institusi lainnya seperti BPS. Metoda pengumpulan data penunjang yang akan dikembangkan seperti :
Metoda Pengumpulan data tenaga kerja pertanian;
Metoda Pengumpulan data pendapatan petani;
Metoda pengumpulan data konsumsi komoditas pertanian;
Metoda pengumpulan data harga komoditas pertanian;
Metoda pengumpulan data distribusi dan kebutuhan komoditas pertanian;
Metoda Pengumpulan data Lahan;
Metoda Pengumpulan data sarana pertanian.
2) Pengumpulan Data dan Penyediaan Basisdata
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu peningkatan efisiensi, produktivitas dan efektivitas pengelolaan agribisnis melalui penyediaan data yang lengkap dalam bentuk basisdata yang mudah untuk diakses secara terbuka oleh pengguna.
Kegiatan Pengumpulan data dan penyediaan basisdata ditujukan untuk dapat melengkapi seluruh data pertanian dan penunjang sektor pertanian yaitu :
Data statistik agribisnis hulu;
Data statistik usaha tani;
Data statistik agribisnis hilir;
Data Statistik penunjang dan jasa.
3) Melakukan Analisis Data
Kegiatan ini ditujukan untuk mendukung para pengambil kebijakan atau para perencana dalam menyusun perencanaan dibidang pertanian. Dukungan data dan informasi pertanian yang lengkap yang disertai hasil analisis dan proyeksi ke depan sangat diperlukan, agar kebijakan yang diambil tepat dan terarah. Jenis analisis yang akan dilakukan seperti :
Analisis harga komoditas pertanian;
Analisis Ekspor-Impor Komoditas pertanian;
Analisis Situasi dan prospek komoditas pertanian;
Analisis Investasi sektor pertanian;
Analisis Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian;
Analisis Penyerapan Tenaga Kerja sektor pertanian;
Analisa Pendapatan Petani.
4) Penyebarluasan Publikasi Statistik
Dalam rangka memberikan pelayanan yang prima kepada pengguna data, maka disamping tersedia data dalam basisdata, juga akan diterbitkan publikasi yang berguna untuk memberikan informasi kepada seluruh stakeholder yang terkait dengan pertanian seperti pemerintah sebagai pengambil kebijakan, pengusaha/swasta dan petani sebagai pelaku dan dunia pendidikan dan peneliti.
Publikasi dimaksudkan untuk menyebarluaskan data dan informasi dan memberikan kemudahan pada pengguna untuk memperoleh informasi. Publikasi yang akan diterbitkan akan dikelompokkan menjadi 2 (dua) kelompok berdasarkan media yang digunakan, yaitu :
Media Cetak yaitu publikasi yang berupa buku, leaflet dan brosur yang berupa barang cetakan. Publikasi cetakan yang akan diterbitkan secata rutin yaitu :
• Buku Statistik Pertanian baik yang berupa buku saku dalam versi Inggris dan juga buku statistik versi bahasa Indonesia.
• Buletin yang berisikan ulasan terhadap suatu data seperti misalnya buletin PDB, Buletin NTP, Buletin harga komoditas pertanian dll
• News Letter, yaitu publikasi yang menyajikan berita tentang aktivitas yang dilaksanakan oleh Pusat Data dan Informasi Pertanian.
• Buku Pedoman Pengumpulan Data dibidang statistik dan bidang sistem informasi yang merupakan buku acuan untuk pelaksanaan kegiatan pengumpulan data mulai dari tingkat lapangan sampai data tersebut diolah oleh pusat, dan juga pedoman untuk pengoperasian sistem informasi.
Media Elektronik, yaitu informasi yang dipublikasikan melalui media elektronik seperti CD dan akses database melalui internet
Tidak ada komentar:
Posting Komentar